cara menghitung skor toefl

TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, adalah ujian bahasa Inggris yang diakui secara internasional untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris bagi mereka yang bukan penutur asli. Tes ini dirancang untuk menilai kemampuan peserta dalam empat keterampilan bahasa Inggris: membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam sistem penilaian TOEFL dan bagaimana cara menghitung skornya.

TOEFL digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk masuk ke universitas atau program studi tertentu, mendapatkan beasiswa, atau melamar pekerjaan di perusahaan multinasional. Skor TOEFL yang baik dapat membuka peluang bagi individu untuk melanjutkan pendidikan atau karier mereka di luar negeri.

Definisi TOEFL

cara menghitung skor toefl

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes standar yang mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris, khususnya bagi mereka yang bukan penutur asli. Tujuan utama TOEFL adalah untuk menilai kemampuan seseorang dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks akademis.

TOEFL umumnya diikuti oleh mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di negara-negara berbahasa Inggris, serta oleh para profesional yang ingin bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional atau organisasi internasional.

Struktur Tes TOEFL

Tes TOEFL terdiri dari empat sesi yang menguji kemampuan berbahasa Inggris peserta tes dalam berbagai aspek. Setiap sesi memiliki format dan durasi yang berbeda. Berikut adalah penjelasan rinci tentang masing-masing sesi:

Sesi Membaca (Reading)

  • Jumlah Soal: 30-50 soal
  • Durasi: 60-80 menit
  • Format: Peserta tes harus membaca teks-teks akademis dan menjawab pertanyaan berdasarkan teks tersebut.

Sesi Mendengarkan (Listening)

  • Jumlah Soal: 34-51 soal
  • Durasi: 60-90 menit
  • Format: Peserta tes harus mendengarkan rekaman audio dan menjawab pertanyaan berdasarkan rekaman tersebut.

Sesi Berbicara (Speaking)

  • Jumlah Soal: 6 tugas
  • Durasi: 20 menit
  • Format: Peserta tes harus berbicara tentang berbagai topik dan menjawab pertanyaan.

Sesi Menulis (Writing)

  • Jumlah Soal: 2 tugas
  • Durasi: 50 menit
  • Format: Peserta tes harus menulis esai tentang berbagai topik.

Cara Mendaftar TOEFL

cara menghitung skor toefl

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes standar bahasa Inggris yang dirancang untuk menilai kemampuan berbahasa Inggris non-penutur asli. TOEFL digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi dan universitas di Amerika Serikat dan Kanada, serta untuk tujuan pekerjaan dan imigrasi.

Langkah-langkah Mendaftar TOEFL

Berikut ini adalah langkah-langkah mendaftar TOEFL:

  1. Kunjungi situs web resmi TOEFL.
  2. Buat akun.
  3. Pilih tanggal dan lokasi tes.
  4. Bayar biaya pendaftaran.
  5. Siapkan dokumen yang diperlukan.
  6. Hadiri tes TOEFL pada tanggal dan waktu yang telah ditentukan.

Dokumen yang Diperlukan Saat Mendaftar TOEFL

Dokumen yang diperlukan saat mendaftar TOEFL adalah:

  • Paspor yang masih berlaku.
  • Kartu identitas (KTP atau SIM).
  • Foto terbaru (ukuran 5×7 cm).
  • Bukti pembayaran biaya pendaftaran TOEFL.

Biaya Pendaftaran TOEFL

Biaya pendaftaran TOEFL bervariasi tergantung pada lokasi tes. Di Indonesia, biaya pendaftaran TOEFL adalah Rp 1.500.000.

Pembayaran biaya pendaftaran TOEFL dapat dilakukan melalui kartu kredit atau debit, atau melalui transfer bank.

Tips Persiapan TOEFL

cara menghitung skor toefl terbaru

Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan ujian standar yang mengukur kemampuan bahasa Inggris bagi penutur non-asli. TOEFL digunakan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris dalam empat keterampilan dasar: membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Berikut adalah beberapa tips untuk mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL:

Belajar Efektif

Belajar efektif untuk TOEFL memerlukan strategi dan konsistensi. Beberapa tips belajar efektif meliputi:

  • Tetapkan tujuan yang jelas dan realistis.
  • Buat jadwal belajar yang teratur dan patuhi jadwal tersebut.
  • Gunakan berbagai metode belajar, seperti membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara.
  • Latihan soal secara berkala untuk mengukur kemajuan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  • Manfaatkan sumber belajar yang tersedia, seperti buku teks, kursus online, dan aplikasi belajar bahasa.

Sumber Belajar TOEFL

Terdapat berbagai sumber belajar TOEFL yang tersedia, baik online maupun offline. Beberapa sumber belajar TOEFL yang direkomendasikan meliputi:

  • Buku teks TOEFL: Buku teks TOEFL menyediakan materi belajar yang komprehensif dan terperinci. Beberapa buku teks TOEFL yang populer meliputi “TOEFL Official Guide” dan “Barron’s TOEFL iBT.”
  • Kursus online TOEFL: Kursus online TOEFL menawarkan pembelajaran interaktif dan fleksibel. Beberapa kursus online TOEFL yang populer meliputi “TOEFL iBT Preparation Course” dari Coursera dan “TOEFL iBT Prep Course” dari Udemy.
  • Aplikasi belajar bahasa: Aplikasi belajar bahasa dapat membantu meningkatkan keterampilan bahasa Inggris secara keseluruhan. Beberapa aplikasi belajar bahasa yang populer meliputi “Duolingo,” “Memrise,” dan “Babbel.”

Latihan Soal TOEFL

Latihan soal TOEFL sangat penting untuk mengukur kemajuan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Beberapa situs web yang menyediakan latihan soal TOEFL meliputi:

Situs Web Latihan Soal TOEFL
ETS (Educational Testing Service) TOEFL iBT Practice Tests
TOEFL Resources TOEFL iBT Practice Exams
Magoosh TOEFL iBT Practice Tests
Kaplan TOEFL iBT Practice Tests

Sistem Penilaian TOEFL

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) menggunakan sistem penilaian yang komprehensif untuk mengevaluasi keterampilan bahasa Inggris peserta tes. Sistem ini dirancang untuk memberikan penilaian yang akurat dan terperinci tentang kemampuan bahasa Inggris peserta tes, sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti melamar ke universitas, pekerjaan, atau keperluan lainnya.

Rentang Skor TOEFL

Skor TOEFL berkisar antara 0 hingga 120 poin. Skor ini dibagi menjadi empat bagian, yaitu:

  • Membaca (Reading): 0-30 poin
  • Mendengarkan (Listening): 0-30 poin
  • Berbicara (Speaking): 0-30 poin
  • Menulis (Writing): 0-30 poin

Setiap bagian dinilai secara terpisah, dan skor akhir TOEFL adalah jumlah dari keempat bagian tersebut.

Arti Skor TOEFL

Skor TOEFL memiliki arti yang berbeda-beda tergantung pada tujuan penggunaannya. Secara umum, skor TOEFL yang tinggi menunjukkan bahwa peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan dapat berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. Skor TOEFL yang rendah menunjukkan bahwa peserta tes perlu meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Berikut adalah beberapa contoh hasil skor TOEFL dan cara interpretasinya:

  • Skor TOEFL 100: Peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik dan dapat berkomunikasi secara efektif dalam berbagai situasi.
  • Skor TOEFL 80: Peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan dapat berkomunikasi secara efektif dalam sebagian besar situasi.
  • Skor TOEFL 60: Peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik dan dapat berkomunikasi secara efektif dalam situasi-situasi tertentu.
  • Skor TOEFL 40: Peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang terbatas dan perlu meningkatkan kemampuannya untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris.
  • Skor TOEFL 20: Peserta tes memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat terbatas dan perlu meningkatkan kemampuannya secara signifikan untuk dapat berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris.

Perlu dicatat bahwa arti skor TOEFL dapat bervariasi tergantung pada lembaga atau organisasi yang menggunakannya. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa persyaratan skor TOEFL yang ditetapkan oleh lembaga atau organisasi tersebut sebelum mengikuti tes TOEFL.

Penggunaan Skor TOEFL

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan tes bahasa Inggris standar yang digunakan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris non-native speaker. Skor TOEFL diterima oleh berbagai lembaga pendidikan dan perusahaan di seluruh dunia sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris.

Lembaga-Lembaga yang Menerima Skor TOEFL

Lembaga-lembaga yang menerima skor TOEFL meliputi:

  • Universitas dan perguruan tinggi
  • Program studi pascasarjana
  • Program beasiswa
  • Perusahaan-perusahaan multinasional
  • Lembaga pemerintah

Persyaratan Skor TOEFL untuk Masuk ke Universitas atau Program Studi Tertentu

Persyaratan skor TOEFL untuk masuk ke universitas atau program studi tertentu bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing lembaga. Umumnya, skor TOEFL yang diperlukan untuk masuk ke universitas atau program studi sarjana adalah antara 500 hingga 600. Sedangkan untuk masuk ke program studi pascasarjana, skor TOEFL yang diperlukan umumnya lebih tinggi, antara 600 hingga 700.

Contoh Penggunaan Skor TOEFL dalam Dunia Kerja dan Beasiswa

Dalam dunia kerja, skor TOEFL dapat digunakan untuk melamar pekerjaan yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang baik. Misalnya, pekerjaan di perusahaan multinasional, lembaga pemerintah, atau organisasi internasional. Skor TOEFL juga dapat digunakan untuk melamar beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Tips Meningkatkan Skor TOEFL

Skor TOEFL merupakan salah satu syarat penting untuk melanjutkan studi atau bekerja di luar negeri. Untuk meningkatkan skor TOEFL, terdapat beberapa tips yang dapat diikuti, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Kursus atau Bimbingan Belajar TOEFL yang Direkomendasikan

Kursus atau bimbingan belajar TOEFL dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan skor TOEFL. Beberapa kursus atau bimbingan belajar TOEFL yang direkomendasikan antara lain:

  • EF English First
  • Kaplan International
  • Manhattan Review
  • Princeton Review
  • TOEFL iBT Test Preparation Course

Rencana Belajar TOEFL

Rencana belajar TOEFL yang baik dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan efektif dan mencapai target skor TOEFL yang diinginkan. Berikut ini adalah contoh rencana belajar TOEFL selama 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan:

Rencana Belajar TOEFL 1 Bulan

  • Mempelajari materi TOEFL secara menyeluruh
  • Mengerjakan latihan soal TOEFL secara rutin
  • Mengikuti tes TOEFL simulasi

Rencana Belajar TOEFL 3 Bulan

  • Mempelajari materi TOEFL secara lebih mendalam
  • Mengerjakan latihan soal TOEFL yang lebih sulit
  • Mengikuti kursus atau bimbingan belajar TOEFL
  • Mengikuti tes TOEFL simulasi secara berkala

Rencana Belajar TOEFL 6 Bulan

  • Mempelajari materi TOEFL secara lengkap dan menyeluruh
  • Mengerjakan latihan soal TOEFL yang sangat sulit
  • Mengikuti kursus atau bimbingan belajar TOEFL intensif
  • Mengikuti tes TOEFL simulasi secara berkala
  • Membuat jadwal belajar yang konsisten dan disiplin

Perbedaan TOEFL dan IELTS

cara menghitung skor toefl terbaru

TOEFL dan IELTS adalah dua ujian bahasa Inggris standar yang diakui secara internasional. Keduanya digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris non-native speaker. Meskipun memiliki tujuan yang sama, TOEFL dan IELTS memiliki beberapa perbedaan dalam hal format, sistem penilaian, dan penggunaan skor.

Format

TOEFL terdiri dari empat bagian: membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. IELTS terdiri dari empat bagian juga, yaitu mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara. Namun, format IELTS sedikit berbeda dengan TOEFL. IELTS memiliki dua versi, yaitu Academic dan General Training. Versi Academic ditujukan untuk pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di negara berbahasa Inggris, sedangkan versi General Training ditujukan untuk pelajar yang ingin bermigrasi atau bekerja di negara berbahasa Inggris.

Sistem Penilaian

TOEFL menggunakan sistem penilaian berbasis skor. Skor TOEFL berkisar antara 0 hingga 120. Skor TOEFL dihitung berdasarkan jumlah jawaban benar yang diperoleh peserta tes pada keempat bagian ujian. IELTS menggunakan sistem penilaian berbasis band. Band IELTS berkisar antara 0 hingga 9. Skor IELTS dihitung berdasarkan penilaian keterampilan bahasa Inggris peserta tes pada keempat bagian ujian.

Penggunaan Skor

Skor TOEFL dan IELTS diterima oleh sebagian besar universitas dan institusi di seluruh dunia. Namun, ada beberapa perbedaan dalam penggunaan skor TOEFL dan IELTS. TOEFL lebih umum digunakan di Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Asia. IELTS lebih umum digunakan di Inggris, Australia, dan Selandia Baru.

Kelebihan dan Kekurangan TOEFL dan IELTS

TOEFL dan IELTS memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan TOEFL adalah lebih mudah diikuti dan lebih cepat hasilnya. Kekurangan TOEFL adalah lebih mahal dan lebih sulit untuk mendapatkan skor tinggi. Kelebihan IELTS adalah lebih fleksibel dan lebih akurat dalam menilai keterampilan bahasa Inggris.

Kekurangan IELTS adalah lebih sulit diikuti dan lebih mahal.

TOEFL IELTS
Format Membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis Mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara
Sistem Penilaian Skor 0-120 Band 0-9
Penggunaan Skor Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Asia Inggris, Australia, dan Selandia Baru
Kelebihan Lebih mudah diikuti, lebih cepat hasilnya Lebih fleksibel, lebih akurat dalam menilai keterampilan bahasa Inggris
Kekurangan Lebih mahal, lebih sulit untuk mendapatkan skor tinggi Lebih sulit diikuti, lebih mahal

TOEFL di Era Digital

Di era digital, TOEFL telah mengalami perkembangan yang signifikan. Teknologi telah mengubah cara belajar dan mengikuti tes TOEFL, membuatnya lebih mudah diakses dan fleksibel bagi peserta tes.

Salah satu perkembangan yang paling menonjol adalah munculnya platform online dan aplikasi yang dapat digunakan untuk belajar TOEFL. Platform-platform ini menawarkan berbagai fitur, seperti materi belajar interaktif, latihan soal, dan simulasi tes. Hal ini memungkinkan peserta tes untuk belajar TOEFL dengan cara yang lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya belajar mereka masing-masing.

Platform Online dan Aplikasi untuk Belajar TOEFL

  • Duolingo: Duolingo adalah platform pembelajaran bahasa yang menawarkan kursus TOEFL secara gratis. Kursus ini mencakup semua keterampilan yang dibutuhkan untuk tes TOEFL, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.
  • Khan Academy: Khan Academy adalah platform pembelajaran online yang menawarkan kursus TOEFL secara gratis. Kursus ini mencakup semua keterampilan yang dibutuhkan untuk tes TOEFL, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.
  • Magna Prep: Magna Prep adalah platform pembelajaran online yang menawarkan kursus TOEFL berbayar. Kursus ini mencakup semua keterampilan yang dibutuhkan untuk tes TOEFL, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.

Selain platform online dan aplikasi, terdapat juga sejumlah sumber belajar TOEFL lainnya yang tersedia secara online. Sumber-sumber ini meliputi buku, artikel, dan video. Peserta tes dapat menggunakan sumber-sumber ini untuk melengkapi belajar mereka dan mempersiapkan diri untuk tes TOEFL.

Perkembangan TOEFL di era digital telah membuat tes ini lebih mudah diakses dan fleksibel bagi peserta tes. Platform online dan aplikasi yang tersedia memungkinkan peserta tes untuk belajar TOEFL dengan cara yang lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya belajar mereka masing-masing.

Selain itu, sumber belajar TOEFL lainnya yang tersedia secara online juga dapat membantu peserta tes dalam mempersiapkan diri untuk tes TOEFL.

Kesimpulan

cara menghitung skor toefl

Sistem penilaian TOEFL dirancang untuk memberikan penilaian yang adil dan akurat terhadap kemampuan bahasa Inggris peserta tes. Skor TOEFL dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari melamar universitas hingga mencari pekerjaan. Dengan memahami sistem penilaian TOEFL, peserta tes dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan skor yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *