cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup terbaru

Dalam dunia sains, teknik, dan manufaktur, pengukuran memegang peranan penting dalam memastikan akurasi dan keandalan hasil. Di antara berbagai alat ukur yang tersedia, jangka sorong dan mikrometer sekrup menjadi dua alat yang umum digunakan untuk mengukur panjang benda dengan tingkat presisi tinggi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menghitung hasil pengukuran menggunakan kedua alat tersebut, serta memahami prinsip kerja dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketelitiannya.

Jangka sorong dan mikrometer sekrup memiliki prinsip kerja yang berbeda, namun keduanya sama-sama mengandalkan skala pengukuran yang presisi. Jangka sorong menggunakan skala utama dan skala nonius, sedangkan mikrometer sekrup menggunakan skala utama dan skala putar. Dengan memahami cara membaca skala-skala ini, kita dapat memperoleh hasil pengukuran yang akurat.

Konsep Dasar Pengukuran

Pengukuran adalah proses penentuan ukuran, dimensi, atau jumlah suatu objek atau fenomena dengan membandingkannya dengan standar yang ditetapkan.

Pengukuran sangat penting dalam berbagai bidang, seperti sains, teknik, kedokteran, dan perdagangan. Dalam sains, pengukuran digunakan untuk menentukan sifat-sifat fisik dan kimia suatu zat, seperti panjang, massa, dan volume. Dalam teknik, pengukuran digunakan untuk merancang dan membangun struktur dan mesin yang aman dan efisien.

Dalam kedokteran, pengukuran digunakan untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit. Dalam perdagangan, pengukuran digunakan untuk menentukan harga suatu barang dan untuk memastikan bahwa barang tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Contoh Penerapan Pengukuran dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mengukur panjang suatu benda menggunakan penggaris.
  • Mengukur berat suatu benda menggunakan timbangan.
  • Mengukur suhu suatu benda menggunakan termometer.
  • Mengukur tekanan suatu benda menggunakan manometer.
  • Mengukur kecepatan suatu benda menggunakan speedometer.

Mengenal Jangka Sorong

cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup

Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang digunakan untuk mengukur dimensi benda dengan presisi tinggi. Alat ini sangat penting dalam berbagai bidang, seperti teknik, manufaktur, dan penelitian ilmiah.

Bagian-bagian Jangka Sorong

Jangka sorong terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu:

  • Rahang tetap: Bagian ini tidak dapat digerakkan dan berfungsi sebagai titik acuan untuk pengukuran.
  • Rahang geser: Bagian ini dapat digerakkan dan berfungsi untuk mengukur jarak antara benda dan rahang tetap.
  • Skala utama: Skala ini terdapat pada rahang tetap dan menunjukkan panjang benda yang diukur dalam satuan milimeter.
  • Skala nonius: Skala ini terdapat pada rahang geser dan menunjukkan panjang benda yang diukur dalam satuan 0,1 milimeter.
  • Kunci: Kunci ini digunakan untuk mengunci rahang geser pada posisi tertentu.
  • Tombol pengunci: Tombol ini digunakan untuk mengunci rahang geser pada posisi tertentu.

Mengenal Mikrometer Sekrup

jangka sorong soal pengukuran mikrometer sekrup gurupendidikan sumber

Mikrometer sekrup adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur dimensi benda dengan akurasi yang tinggi. Alat ini banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti teknik, manufaktur, dan penelitian.

Mikrometer sekrup bekerja berdasarkan prinsip gerakan sekrup. Alat ini memiliki poros sekrup yang dapat digerakkan maju atau mundur dengan memutar tuas putar. Ujung poros sekrup dilengkapi dengan ujung yang tajam, yang digunakan untuk menyentuh benda yang akan diukur.

Bagian-bagian Mikrometer Sekrup

  • Poros sekrup: Poros sekrup adalah bagian utama mikrometer sekrup yang bergerak maju atau mundur ketika tuas putar diputar.
  • Ujung sekrup: Ujung sekrup adalah bagian ujung poros sekrup yang tajam, yang digunakan untuk menyentuh benda yang akan diukur.
  • Skala utama: Skala utama adalah skala yang terdapat pada laras mikrometer sekrup. Skala ini menunjukkan jarak perpindahan poros sekrup dalam satuan milimeter.
  • Skala nonius: Skala nonius adalah skala yang terdapat pada poros sekrup. Skala ini menunjukkan jarak perpindahan poros sekrup dalam satuan sepersepuluh milimeter.
  • Tuas putar: Tuas putar adalah bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk menggerakkan poros sekrup maju atau mundur.
  • Pengunci: Pengunci adalah bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengunci posisi poros sekrup.
  • Ratchet: Ratchet adalah bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk memberikan tekanan yang konstan pada benda yang akan diukur.

Prinsip Kerja Jangka Sorong

cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup

Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang memiliki prinsip kerja yang sederhana. Jangka sorong terdiri dari dua rahang, yaitu rahang tetap dan rahang bergerak. Rahang tetap digunakan untuk menahan benda yang akan diukur, sedangkan rahang bergerak digunakan untuk mengukur panjang benda tersebut.

Cara kerja jangka sorong adalah dengan menggeser rahang bergerak hingga menyentuh ujung benda yang akan diukur. Kemudian, skala pada jangka sorong digunakan untuk membaca panjang benda tersebut. Skala pada jangka sorong biasanya terdiri dari skala utama dan skala nonius.

Skala Utama

Skala utama pada jangka sorong adalah skala yang digunakan untuk membaca panjang benda secara langsung. Skala utama biasanya terletak pada rahang tetap.

Skala Nonius

Skala nonius pada jangka sorong adalah skala yang digunakan untuk membaca panjang benda dengan lebih teliti. Skala nonius biasanya terletak pada rahang bergerak.

Untuk membaca panjang benda menggunakan jangka sorong, terlebih dahulu perlu diketahui harga satu skala nonius. Harga satu skala nonius adalah selisih antara satu skala utama dengan satu skala nonius. Setelah harga satu skala nonius diketahui, maka panjang benda dapat dibaca dengan menjumlahkan skala utama dengan skala nonius yang berimpit.

Sebagai contoh, jika skala utama menunjukkan angka 5 cm dan skala nonius yang berimpit menunjukkan angka 3, maka panjang benda yang diukur adalah 5,3 cm. Hal ini karena harga satu skala nonius adalah 0,1 cm, sehingga 5 cm + 0,3 cm = 5,3 cm.

Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti teknik, manufaktur, dan sains. Jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur panjang benda dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Prinsip Kerja Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah alat ukur panjang yang memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Alat ini bekerja berdasarkan prinsip sekrup, yaitu dengan mengukur jumlah putaran dan bagian dari putaran sekrup yang diperlukan untuk mengukur panjang suatu benda.

Mikrometer sekrup memiliki dua bagian utama, yaitu rangka dan poros. Rangka mikrometer sekrup terbuat dari bahan yang keras dan stabil, seperti baja atau besi cor. Poros mikrometer sekrup terbuat dari bahan yang lebih lunak, seperti kuningan atau aluminium, agar dapat bergerak dengan mudah di dalam rangka.

Bagian-Bagian Mikrometer Sekrup

  • Rangka: Bagian utama mikrometer sekrup yang terbuat dari bahan yang keras dan stabil, seperti baja atau besi cor.
  • Poros: Bagian yang dapat bergerak di dalam rangka mikrometer sekrup, terbuat dari bahan yang lebih lunak, seperti kuningan atau aluminium.
  • Ulir: Bagian poros mikrometer sekrup yang berbentuk ulir, berfungsi untuk mengukur panjang benda.
  • Bidang Ukur: Bagian poros mikrometer sekrup yang bersentuhan langsung dengan benda yang diukur.
  • Skala Utama: Skala yang terdapat pada rangka mikrometer sekrup, menunjukkan jumlah putaran poros mikrometer sekrup.
  • Skala Nonius: Skala yang terdapat pada poros mikrometer sekrup, menunjukkan bagian dari putaran poros mikrometer sekrup.
  • Roda Putar: Bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk memutar poros mikrometer sekrup.
  • Kunci: Bagian mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengunci poros mikrometer sekrup pada posisi tertentu.

Cara Kerja Mikrometer Sekrup

Cara kerja mikrometer sekrup adalah sebagai berikut:

  1. Letakkan benda yang akan diukur pada bidang ukur mikrometer sekrup.
  2. Putar roda putar mikrometer sekrup hingga bidang ukur mikrometer sekrup menyentuh benda.
  3. Kunci poros mikrometer sekrup pada posisi tersebut.
  4. Baca skala utama dan skala nonius mikrometer sekrup untuk menentukan panjang benda.

Skala utama mikrometer sekrup menunjukkan jumlah putaran poros mikrometer sekrup, sedangkan skala nonius menunjukkan bagian dari putaran poros mikrometer sekrup. Untuk membaca panjang benda, jumlah putaran poros mikrometer sekrup dikalikan dengan nilai skala utama, kemudian ditambahkan dengan nilai skala nonius.

Misalnya, jika skala utama menunjukkan 5 putaran dan skala nonius menunjukkan 0,5, maka panjang benda yang diukur adalah 5 x 0,5 mm = 2,5 mm.

Mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian yang tinggi, yaitu hingga 0,01 mm. Alat ini sering digunakan untuk mengukur panjang benda-benda kecil, seperti diameter kawat, ketebalan kertas, dan panjang baut.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup

Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama digunakan untuk mengukur panjang benda secara kasar, sedangkan skala nonius digunakan untuk mengukur panjang benda secara lebih teliti.

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan jangka sorong untuk mengukur panjang suatu benda:

  1. Letakkan benda yang akan diukur pada landasan jangka sorong.
  2. Geser rahang tetap jangka sorong hingga menempel pada salah satu ujung benda.
  3. Geser rahang geser jangka sorong hingga menempel pada ujung benda yang lain.
  4. Baca skala utama pada titik nol skala nonius.
  5. Baca skala nonius pada titik yang berimpit dengan skala utama.
  6. Jumlahkan kedua hasil pembacaan tersebut untuk mendapatkan panjang benda yang sebenarnya.

Tabel berikut menunjukkan cara membaca skala utama dan skala nonius pada jangka sorong:

Skala Utama Skala Nonius Panjang Benda
1 cm 0 1 cm
1,1 cm 1 1,1 cm
1,2 cm 2 1,2 cm
1,3 cm 3 1,3 cm
1,4 cm 4 1,4 cm

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan tingkat presisi yang tinggi. Mikrometer sekrup memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala putar. Skala utama menunjukkan satuan milimeter, sedangkan skala putar menunjukkan satuan mikrometer (µm).

Langkah-langkah Menggunakan Mikrometer Sekrup

  • Pastikan mikrometer sekrup dalam keadaan bersih dan bebas dari debu atau kotoran.
  • Pegang mikrometer sekrup dengan tangan kiri dan benda yang akan diukur dengan tangan kanan.
  • Geser benda yang akan diukur di antara landasan tetap dan landasan geser mikrometer sekrup.
  • Putar sekrup mikrometer hingga benda yang diukur terjepit di antara landasan tetap dan landasan geser.
  • Pastikan benda yang diukur terjepit dengan kuat, tetapi tidak terlalu kencang.
  • Baca skala utama dan skala putar mikrometer sekrup.
  • Jumlahkan hasil pembacaan skala utama dan skala putar untuk mendapatkan panjang benda yang diukur.

Tabel Cara Membaca Skala Utama dan Skala Putar pada Mikrometer Sekrup

| Skala Utama | Skala Putar | Nilai yang Dibaca ||—|—|—|| 1 mm | 0 µm | 1 mm || 1 mm | 1 µm | 1,001 mm || 1 mm | 2 µm | 1,002 mm || 1 mm | 3 µm | 1,003 mm || 1 mm | 4 µm | 1,004 mm || 1 mm | 5 µm | 1,005 mm || 1 mm | 6 µm | 1,006 mm || 1 mm | 7 µm | 1,007 mm || 1 mm | 8 µm | 1,008 mm || 1 mm | 9 µm | 1,009 mm |

Perbandingan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup

cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup

Jangka sorong dan mikrometer sekrup adalah dua alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur dimensi benda. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, terdapat beberapa perbedaan penting antara keduanya.

Rentang Pengukuran

Jangka sorong memiliki rentang pengukuran yang lebih luas dibandingkan mikrometer sekrup. Jangka sorong biasanya dapat mengukur hingga 300 mm, sedangkan mikrometer sekrup hanya dapat mengukur hingga 25 mm.

Ketelitian

Mikrometer sekrup memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan jangka sorong. Mikrometer sekrup dapat mengukur hingga 0,01 mm, sedangkan jangka sorong hanya dapat mengukur hingga 0,1 mm.

Aplikasi

Jangka sorong lebih umum digunakan untuk mengukur dimensi benda yang lebih besar, seperti diameter pipa atau panjang papan. Mikrometer sekrup lebih sering digunakan untuk mengukur dimensi benda yang lebih kecil, seperti ketebalan kertas atau diameter kawat.

Kelebihan dan Kekurangan

Jangka sorong lebih mudah digunakan dibandingkan mikrometer sekrup. Jangka sorong juga lebih murah daripada mikrometer sekrup. Namun, jangka sorong memiliki ketelitian yang lebih rendah dibandingkan mikrometer sekrup. Mikrometer sekrup memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan jangka sorong. Namun, mikrometer sekrup lebih sulit digunakan dan lebih mahal daripada jangka sorong.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketelitian Pengukuran

Ketelitian pengukuran menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi:

Keterampilan dan pengalaman pengguna

  • Keterampilan dan pengalaman pengguna dalam menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran.
  • Pengguna yang terampil dan berpengalaman dapat melakukan pengukuran dengan lebih teliti dibandingkan pengguna yang kurang terampil dan berpengalaman.

Kondisi alat ukur

  • Kondisi alat ukur juga mempengaruhi ketelitian pengukuran.
  • Alat ukur yang dalam kondisi baik dan terkalibrasi dengan benar akan menghasilkan pengukuran yang lebih teliti dibandingkan alat ukur yang dalam kondisi buruk dan tidak terkalibrasi dengan benar.

Lingkungan pengukuran

  • Lingkungan pengukuran juga mempengaruhi ketelitian pengukuran.
  • Pengukuran yang dilakukan di lingkungan yang stabil dan terkendali akan menghasilkan pengukuran yang lebih teliti dibandingkan pengukuran yang dilakukan di lingkungan yang tidak stabil dan tidak terkendali.

Objek yang diukur

  • Objek yang diukur juga mempengaruhi ketelitian pengukuran.
  • Objek yang memiliki permukaan yang halus dan rata akan menghasilkan pengukuran yang lebih teliti dibandingkan objek yang memiliki permukaan yang kasar dan tidak rata.

Metode pengukuran

  • Metode pengukuran juga mempengaruhi ketelitian pengukuran.
  • Pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan metode yang benar dan tepat akan menghasilkan pengukuran yang lebih teliti dibandingkan pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan metode yang salah dan tidak tepat.

Aplikasi Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup

cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup terbaru

Jangka sorong dan mikrometer sekrup adalah alat ukur presisi yang digunakan dalam berbagai bidang, termasuk teknik, manufaktur, dan penelitian. Alat-alat ini digunakan untuk mengukur dimensi benda kerja dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang, lebar, dan kedalaman benda kerja. Alat ini memiliki dua rahang yang dapat digerakkan, dan skala yang menunjukkan jarak antara kedua rahang tersebut. Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi benda kerja yang sangat kecil, seperti diameter kawat atau ketebalan kertas.

Alat ini memiliki skala yang menunjukkan jarak antara ujung sekrup dan anvil.

Bidang Teknik

  • Dalam bidang teknik, jangka sorong dan mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi komponen mesin, seperti poros, baut, dan mur. Alat-alat ini juga digunakan untuk mengukur jarak antara dua titik pada benda kerja.
  • Dalam bidang manufaktur, jangka sorong dan mikrometer sekrup digunakan untuk mengontrol kualitas produk. Alat-alat ini digunakan untuk memastikan bahwa dimensi produk sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
  • Dalam bidang penelitian, jangka sorong dan mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi bahan dan sampel. Alat-alat ini juga digunakan untuk mengukur perubahan dimensi benda kerja akibat proses tertentu, seperti pemanasan atau pendinginan.

Bidang Manufaktur

  • Dalam bidang manufaktur, jangka sorong dan mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi produk sebelum, selama, dan setelah proses produksi. Alat-alat ini digunakan untuk memastikan bahwa dimensi produk sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
  • Jangka sorong dan mikrometer sekrup juga digunakan untuk mengontrol kualitas produk. Alat-alat ini digunakan untuk mengidentifikasi produk yang tidak memenuhi spesifikasi yang ditentukan.
  • Dalam bidang manufaktur, jangka sorong dan mikrometer sekrup juga digunakan untuk mengukur dimensi bahan baku dan bahan jadi. Alat-alat ini digunakan untuk memastikan bahwa bahan baku dan bahan jadi sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Bidang Penelitian

  • Dalam bidang penelitian, jangka sorong dan mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi bahan dan sampel. Alat-alat ini digunakan untuk mengidentifikasi sifat-sifat bahan dan sampel.
  • Jangka sorong dan mikrometer sekrup juga digunakan untuk mengukur perubahan dimensi benda kerja akibat proses tertentu, seperti pemanasan atau pendinginan. Alat-alat ini digunakan untuk mempelajari sifat-sifat bahan dan sampel.
  • Dalam bidang penelitian, jangka sorong dan mikrometer sekrup juga digunakan untuk mengukur dimensi komponen mesin dan peralatan. Alat-alat ini digunakan untuk mempelajari kinerja mesin dan peralatan.

Penutupan

Jangka sorong dan mikrometer sekrup merupakan alat ukur yang sangat penting dalam berbagai bidang, mulai dari teknik hingga penelitian ilmiah. Dengan memahami cara menghitung hasil pengukuran menggunakan kedua alat tersebut, kita dapat memastikan akurasi dan keandalan data yang diperoleh. Faktor-faktor seperti ketelitian alat ukur, keterampilan pengguna, dan kondisi lingkungan juga perlu diperhatikan untuk memperoleh hasil pengukuran yang optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *